Selamat malam,
[plz recall iklan close up di mana ada junot jalan2 di pantai dan melakukan monolog-mempesona]
Setting: pantai ancol.
Background: cuaca cerah, banyak anak muda lari2an di pantai ngejar bola, beberapa cewe lalu lalang.
Scene 1: Junot menghadap kamera
“Heii,,gue jimmy. banyak kejadian ajaib yang gue alamin,,,sejak gue pake close upp..” <senyum kuda diperlihatkan>
sori.
Ini versi gw:
Setting: prinsep street, banyak pohon.
Background: kamar ukuran 1.7×3.5 meter, dilengkapi dengan konstruksi bangunan di balik jendela.
Scene 1: Lius menghadap kamera.
“Heii,,gue Lius..banyak kejadian unik yang gw alamin selama tinggal di SMU hostel ini.” <senyum mempesona diperlihatkan>
…….
……..
……..
……..
iye, iye, gua tau kaga pantes. pantesnya pake iklan royco. sayang, gw lupa dialognya.
oke, back to the story. seperti yg saya post dahulu, saya sempat ragu apakah SMU hostel adalah tempat tinggal ideal bagi pria lajang dinamis seperti saya. Dengan mobilitas yang tinggi, lokasi dekat sekolah tampak strategis dan sempurna dalam menunjang tuntutan profesi. Fasilitas? Lengkap. ada ruang tamu, ruang tidur, ruang mandi, ruang buang hajat, ruang bersama (common lounge) juga ada. dilengkapi dengan meja foosball mutakhir untuk pelepas stres, dan tipi 32 inch, SMU hostel kedengerannya merupakan tempat tinggal yang nyaman.
Kenyataanya, saya merasa cukup nyaman tinggal di sini.
selama semester ini, saya hanya pernah telat 2x kelas pagi, dibandingkan dengan semester lalu di mana saya hanya pernah tidak telat 2x kelas pagi. Sounds cool, huh? Itu belum apa2. karena letak rumah yg begitu dekat dengan skolah, saya makin merasa intim dengan library di kala ujian, di mana saya bisa pulang rumah jam 4 subuh tanpa ketakutan harus naik taksi. percayalah, naik taksi malem2 itu angker. apalagi pas liat argonya kalo notabene dua digit. seram man.
kalo makin gw inget, makin banyaklah kejadian keren yg gw alamin.
- pertama kali gw menjejakkan kaki di kamar.gila. debunya. ga tahann..gw langsung kerja rodi bagaikan budak persia untuk membersihkan debu yg menempel. tapi gapapa, masi inget koq gw, perasaan saat itu. pake gombal pel, dengan penuh kasih, gw usap ranjang gw. dengan penuh kehangatan, gw belai lemari gw, beres. (jangan bayangkan paris hilton mencuci mobil, meski adegannya serupa). Lalu, gw bukalah jendela supaya pasangan tidur gw itu merasakan udara segar. dan gw tinggal pegi. eeehhhhh,,,pulang2, kamar gw tambah debuan dua kali lipat. setan.
- Pas gw sakit. karena gw susah bergerak dan cuma bisa makan sedikit, gw pergi ke nasi goreng pengkolan untuk ta pao dua porsi nasi goreng. dengan tertatih tatih gw jalan kaki ke pengkolan. sampe rumah, ingin kusantap itu nasi goreng, tapi tiada selera. gw masukinlah itu ke kulkas.3 jam kemudian, setelah gw bangkit dari alam mimpi, gw kembali mengecek nasi goreng. Beku man. dalem ati gw, sialan. koq beku sih? lalu akal sehat gw berkata: logis lius, kan lu masukin kulkas. saat itu gw sadar betapa hebatnya otak gw bikin deduction.lalu, otak gw yg terstimulasi oleh prof wak nomaki last term bikin modus ponen super kreatif:
If P, then Q
P
> QIf my fried rice is frozen, i cant eat that
My fried rice is apparently frozen
> I cannot eat thatstimulasi berikutnya:
If I use microwave, I can thaw the ice
If I can thaw the ice, the fried rice is frozen no more
If it is frozen no more, I can eat that!
>If I use the microwave, I can eat my fried rice!Selamat, Lius. Elu alamat dapet nobel logika. anyway, mulailah gw taro itu nasi goreng di microwave. set biar anget dalam 10 menit. sayangnya, gw melupakan satu hal! lupa nutup itu sterofoam…
3 mnit berlalu dan gw mendengar suara ledakan.
DUAR!!!
Naluri gw bilang, ahh, itu anak kampung maen petasan.
10 menit berlalu, gw cek microwave gw.
gue bikin tanda salib.
nasi goreng gw meledak.
sambelnya nyiprat2 ke seluruh pelosok microwave.
bagaikan sidoarjo digampar lumpur panas.kontan perasaan gw campur aduk. satu, karena microwavenya kotor. dua, karena nasi goreng gw juga gosong, ga bisa dimakan.
terpaksa gw discard dan angetin yg baru.ironis.
tragis.
- My brudder in biz law, sang oknum MRT, pernah menginap beberapa hari di unit gw. dengan dudulnya kita begadang demi bikin biz law, sampe akhirnya pas dia lagi mengetik remedies di common lounge, sang gorilla penunggu hostel datang.”Ehh, are you resident here?”
“nope”
“then why are u here?”
“doing my ass.” (assignment)
“weh? do u know that this place is only for residents? you come here to free ride i call the police i tell you”
“hey, i’m smu student also.”
“okelah, this time i let u go. next time i go call police i tell you.”
and so,,my brother was forced to go to GSR..
Maap saudara2, kudu tidur dulu, nanti sya lanjutkan..
Powered by ScribeFire.
gila! serius lo nasgor lo meledak?? bwahahahhahahaha!!! btw yus, post gw yang majang foto ko**om jadi top post di singapore community blog ping.sg. Cek deh. ga tau deh masih jadi top post ato ga.
Comment by sylv — April 14, 2007 @ 3:44 am
lupa iklan royco? fear not!! GUa kasi general viewnya…
Semua iklan royco selalu dimulai dgn auntie dgn tmpg keibuan ngeliatin anaknya keluar maen, ibunya bakal melepas anaknya dgn tmpg anakku-sudah-besar-lagi-tampan kemudian dia bakal berbalik dgn tmpg cemas “aduhh, aku masak apa yahh?” dan seperti dlm dongeng2 chessy atau sinetron bakal muncul cahaya terang dr samping dan muncullah seekor bidadari nan cuantik dan bawa tongkat and in certain sinetron bidadarinya beragama islam… hemm akulturasi kebudayaan kah?
Anyway dlm kasus royco yg muncul bukan bidadari cuakep tapi ayam ato sapi yg bakal menari2 ala dangdut dan semua bertampang bahagia karena mereka semua dibunuh dan dicincang demi memuaskan hasrat makanan manusia… kemudian setela itu mereka bakal loncat ke dlm bungkus royco dan adegan berikutnya adalah ibunya masak makanan dan ditaburkanlah itu royco and voila makanan itu jadi halal dan enak (ever wonder when u small why there is no royco rasa babi?) dan dgn timing yg sama seperti timing james bond menghancurkan rudal, anaknya masuk dan dia bakal makan dan omonk “Bu, enak bu!” dan ibunya lagi2 pasang wajah keibuan yg jayji and they live happily ever after…
Comment by cuma-orang-lewat — April 18, 2007 @ 4:22 am