A Series of Unimportant Events

March 29, 2007

Kentutologi

Filed under: Uncategorized — Lyuz @ 2:31 pm

Selamat malam,

Disebabkan oleh suasana ujian yang makin menekan jiwa dan raga, saya blm bisa mengupdate blog tolol ini. dengan demikian, saya terpaksa memasukkan tulisan dari email yang saya dapat. semoga bisa membuat anda tertawa ato at least, senyum2 sendiri.

Ilmu tentang Kentut atau Kentutologi

Orang Politik :
Orang yang tahu kapan harus kentut dan kapan tidak boleh kentut

Orang SOPAN & JUJUR :
Orang yang kalau kentut selalu bilang : “Maaf saya mau kentut dulu”

Orang SOK BERSIH :
Orang yang kalau kentut celana dilepas dulu

Orang SOSIAL :
Orang yang selalu kipas-kipas setiap selesai kentut

Orang SOMBONG :
Orang yang suka mencium kentutnya sendiri. (Wangi kali)

Orang BANYAK AKALNYA :
Orang yang kalau kentut sambil berteriak, agar tak terdengar kentutnya

Orang BODOH :
Orang yang tidak bisa membedakan mana kentut sendiri dan mana kentut
Orang lain

Orang PELIT :
Orang yang suka ngempet / nahan kentutnya sendiri

Orang KORUP :
Kentutnya bau sekali

Orang TIDAK JUJUR :
Orang yang habis kentut terus meludah

Orang HEMAT :
Orang yang bisa mengeluarkan kentutnya sesuai kebutuhan

Orang PERCAYA DIRI :
Orang yang kalau kentut dikeras-kerasin

Orang LUGU :
Orang yang kentut malah kaget

Orang GEMAR MENABUNG :
Orang yang kalau kentut dimasukan ke kantong plastik lalu diiket erat2

Orang SADIS :
Orang yang suka kentut di depan muka Orang lain

TUKANG FITNAH :
Orang yang kalau kentut langsung menuduh Orang lain

Orang APES / SIAL :
Mau Kentut Keluar tahi .

Orang SERAKAH :
Orang yang seneng ciumin kentutnya Orang lain

Orang GENDENG :
Orang yang kalau kentut pantatnya dimasukan air, agar bunyi
blekuthuk-blekuthuk

Orang BOROS :
Orang yang kalau kentut dikeluarkan sekaligus berikut ampas-ampasnya

Orang MALES :
Orang yang kentut ga pernah tuntas

Orang MINDERAN / NGGAK PD :
Orang yang suara kentutnya kecil dan terdengar tersendat-sendat

Orang PEMBUAL :
Orang yang tidak bisa lagi dibedakan mana itu kentut atau omongannya

Orang KAYA :
Orang yang banyak kentutnya daripada kerjanya

Orang SENGSARA :
Orang yang seumur-umur hanya pingin kentut saja nggak pernah kesampaian

Orang NGGAK PUNYA KERJAAN :
Yang suka mbahas masalah kentut. Paling tidak yang baca ini ……..

Temen Amerika kentut, cukup bilang ” Excuse me”
Temen British cukup bilang ” pardon me”
Temen Singapore bilang “Sorry lah..”
Kalo Orang indonesia kentut bilangnya ” NOT ME, NOT ME..!!

Perlu diperhatikan bahwa:
- Senyum pada orang tua tanda sayang….
- Senyum pada anak-anak tanda kasih…..
- Senyum pada kekasih tanda cinta……
- Senyum pada komputer itu tanda gila….
Yang manakah anda???

powered by performancing firefox

February 10, 2007

Did you know the origin of Bencoolen?

Filed under: Uncategorized — Lyuz @ 6:42 am

Prior to Stamford Raffless’ coming to Singapore, he visited Indonesia, particularly Jayakarta (or Batavia at that time).

During his visit, he was involved in local community’s conversation in which they talked about corner lot. In Indonesian, corner lot is usually called “hook” or “Pengkolan”

Feeling inspired by this new term, Raffless brought forward this new knowledge to Singapore. As a result, when he was to name one of corner streets in Singapore, the first name popping up in his head was “Pengkolan”.

However, as an Angmor, Raffless could not easily pronounce that Malay word with ease. Consequently, he named it “Bencoolen”..

So, remember the origin of the name “Bencoolen”.

It is derived from Indonesian word “Pengkolan”.

Contributor.

powered by performancing firefox

February 5, 2007

Valentine

Filed under: Uncategorized — Lyuz @ 4:12 pm

Selamat malam.
Atas tuntutan manusia boxer, akhirnya saya kembali mengisi blog ini.

Oke, aside from the title, i have something in mind. Pas kemaren gw pulang ntah hari apa, bareng martin. gw ma dia lagi laper. we were starving at that time..nah,,saat itu terbersit ide jeniyus berupa mencoba nasi ayam (di singapur bahasa gaulnya “Chicken Rice”).tempatnya terletak di pengkolan jalan sophia. memesanlah kita.

Martin: 2 plates of chicken rice ,plz..
Waiter: HA?
Martin: (Berwajah-gw-mesen-nasi-ayam-oi)
Waiter: Shi me?
Martin: (Menoleh ke gua dengan tampang oh-gosh-gw-ga-ngerti-ini-orang)
Gua: (dengan karismatik menjawab) liang ban chi fan
Waiter: (tersenyum mengangguk-angguk bahagia dan puas hati karena mengerti)
Martin: memang susah hidup di perantauan…

Saya setuju dengan martin. Akan tetapi, saat itu gw lagi kepikiran makan,jadi ya ga gw terlalu tanggepin. Untungnya, ga lama kemudian nasi ayamnya tiba, jadi gw ga perlu ngunyah meja.
waiternya naro piring kami dengan wajah cengar cengir misterius yang ampe sekarang kami blm berhasil memecahkan misteri kenapa dia cengar cengir.oke ga penting. masalahnya ,kami sekarang kepikiran: bayar sekarang ato nanti?

Gua: We pay now or later?
Waiter: Shi me?
Gua: (err, apa bahasa ko’i untuk ini?)
Gua: Pay…Now? Or later?
Waiter: (geleng pala dan muka berkata         luh-orang-dari-planet-mana-sih-ga-ngerti-guah)
Gua: (berpikir secepat ayam kalkun berlari dan memutuskan)
Gua: It’s ok
Waiter: (terus geleng geleng sampe meja kasir)

Lalu, kami makan dengan cukup tenang. Yang patut diperhatikan adalah: nasi ayamnya enak bo! begh dah..gini deskripsinya:

aroma sang ayam saja sudah cukup menggugah selera,
daun bawang memberi esensi yang wangi.
hirupan pertama pada kuahnya begitu segarrrr,
kesegaran yang absolut.
nasinya begitu pulen, renyah, gurih…
beberapa tetes kecap asin makin menambah sensasi kelezatan nasinya..
daging ayamnya, wow..
teksturnya sangat lembut..
potongan dagingnya begitu proporsional,,
membujur vertikal tegak lurus,,
dipotong dengan tegas dan berwibawa dengan golok made in china…
begitu suapan pertama memasuki mulut dan menapaki lidah…
……..
Ugh!!!!
Lumer di mulut….
Rasa gurih daging ayam dan nasinya menyatu dengan sempurna,
citarasa alami yang dahsyat..
warisan nenek moyang yang genuine..
nasi ayam dari pulau hainan..
luar biasa..

setelah selesai menikmati makanan sehat tersebut, tenaga kami pulih kembali.
ternyata benar kata orang tua, daging ayam berkhasiat mengembalikan stamina. tak heran mereka menyarankan kami untuk tidak mengonsumsi bandrek, ganja, ato putauw untuk menambah stamina. bahkan tidak perlu kratingdaeng. daging ayam cukup.

martin, furthermore comment: Wah yus, lu cocok lah jadi komentator makanan di majalah. bahasa lo haram! gyahahahaha.

Bagus. gw kan komen makanan sesuai naluri sastra yang bergolak dalam diri. tidak bisa kukontrol gairah berkomentar yang bergejolak dalam hati..
haduhhh…

tapi bener juga ya,

misalnya ada lowongan menulis gw bisa daftar:

“Wisata kuliner” di majalah Cek dan ricek

“Kudapan Sehat” di majalah Trubus

ato “Icip-icip-yahud” di majalah FHM.

Lumayan.

OK, back to the topic.
gw off the topic panjang juga ya, hehehe.

valentine.
tak terasa sudah setaun lagi sejak valentine sebelumnya.

kembali lagi aku menghadapi iklan2 :berikan bunga untuk pasanganmu! atau nyatakan perasaanmu pada orang yang kaucintai.
aduh.
gitu2 lagi.
mendengar semua statement gitu, gw cuma capek ati.
bujang lagi, bujang lagi.
apa boleh buat.

ok, kalo cuma berkeluh kesah, kan ga asik ni. jadi, gw akan coba elaborate valentine kali ini dengan insiden yg menimpa indonesia tercinta kita.

Sebagai penulis (berani ya gw menyatakan diri sebagai penulis?) gw sangat mengagumi Adithya Mulya sebagai pengarang jomblo dan gege mengejar cinta. Gaya penulisannya dahsyat. idenya orisinal. humornya segar. tak ayal, banyak gaya gw yang mengacu pada gaya penulisan beliau.

Gw pengen nge-cite salah satu dialog legendaris dari novel jomblo antara Agus dan Olip (bagi yg sudah baca):

Agus: Lip, seandainya luh dikasi kuasa untuk mengubah warna terong, warna apa yang lu pilih?
Olip: merah jambu. dan awak suruh kau pegang lalu awak lempar kau ke dalam jurang.
Agus: (gagal menangkap sarkasme) masa sih merah jambu?

Yak. Cukup. Apa relevansi dialog super cerdas ini dengan valentine?

Apa?

Sekali lagi?

YAK!

MERAH JAMBU!

Pink, ato merah jambu, sudah menjadi legenda dalam sejarah umat manusia untuk jadi warna cinta. warna pink dianggap soft, penuh kasih dan mesra..hal ini dibuktikan dengan berbagai merk softener yang notabene pasti lembut by name menggunakan warna pink sebagai warna produknya. bukan item, ato coklat.

lalu, apa relevansinya? dalam tiap valentine, we are expected to share every love we have to others, regardless of family, friends, lovers, etc.. Sekarang, kita, sebagai remaja perantauan di negeri seberang, mau kasi siapa hal2 berwarna pink yg lazim untuk valentine sperti : bunga, coklat (pink?), boneka…mungkin kancut..????

mau kasi lawan jenis?ntar digosipin…

mau kasi temen sesama jenis? ntar dibilang homo..

mau kasi dosen? dibilang penjilat…

mau kasi orang lewat? dibilang sarapppp…

serba salah kan?haduh..jadi dilema ini..

sebagai orang yang tidak terinfluens suasana valentine, gw menyarankan untuk menyumbangkan kasih sayang kita pada saudara sebangsa dan setanah air kita di indonesia terkasih…

seperti kita tahu, indonesia khususnya jakarta dilanda insiden banjir yang sangat kronis, hingga layak mendapat pengamatan ekstra dari FBI…
banyak dari mereka yg kehilangan..antara lain:

Kehilangan harta benda: perkakas rumah tangga, kancut hanyut, ayam piaraan.

Kehilangan sanak saudara: Ada saudara yg hanyut terbawa banjir sampe nyasar ke Poncol..

Kehilangan rumah tinggal: rumah ada yg hanyut loh katanya..ampe bantalnya ngapung2…

Yah, it’s true..

Makanya saudara saudara sesama kaum beriman, marilah kita menggalang persaudaraan, membentuk solidaritas..membantu sesama kita..kita bisa berdoa..supaya mereka cepat pulih..

mungkin ada dari kita yang udah beli balon..itu juga bisa digunakan..
ekspor aja itu balon pake fedex..
dayagunakan sebagai pelampung..
untuk menolong kucing hanyut,,
ato bebek ngapung..
itu sangat membantu..

ato bunga?

ya…
bisa juga…

dengan….

uhm…
no idea…

hahaha…

so, anybody coming up with ideas how to use flowers to save a live….plz share…

remember,,

spread ur love this valentine..

powered by performancing firefox

January 14, 2007

Hello, world!

Filed under: Uncategorized — Lyuz @ 11:42 am

    Yup, this is my first post which is actually based on my friend’s support (should I say it “blog-promotion”?). Since this is just a test, I haven’t had any idea what to write. Haha, just look at another post to come then..

powered by performancing firefox

Blog at WordPress.com.